Advanced Encryption Standard (AES) – [Deskripsi]

Posted: Agustus 17, 2013 in Kriptografi
Tag:, , , , , ,

Menyambung tulisan pekan lalu tentang AES [history], pada kesempatan ini mari kita membahas bersama-sama tentang AES secara lebih mendalam.

AES merupakan sistem penyandian blok yang bersifat non-Feistel, kenapa demikian ?. hal ini karena AES menggunakan komponen yang selalu memiliki invers dengan panjangn blok 128 bit. kunci AES dapat memiliki panjang kunci bit 128 , 192, dan 256 bit. sistem penyandian AES menggunakan proses yang berulang yang disebut dengan ronde. jumlah ronde yang digunakan oleh AES tergantung panjang kunci yang digunakan

coba perhatikan table berikut yang menunjukan hubungan antara jumlah ronde dan panjang kunci AES

hb

untuk lebih mengetahui secara mendalam mari kita kelompokan deskripsi AES dalam beberapa sub bagian

Unit data AES

dalam hal uni data AES mempunyai 5 ukuran unit data yaitu : bit, byte, world, blok dan state.

  • Bit : merupakan satuan data terkecil, yaitu nilai digit sistem biner
  • Byte : berukuran 8 bit,
  • Word : berukuran 4 byte ( 32 bit)
  • blok : berukuran 16 byte (128 bit)
  • state : merupakan blok yang di tata sebagai matrik byte berukuran 4×4

perhatikan table berikut :

n1

Struktur Enkripsi AES

Enkripsi AES adalah transformasi terhadap state secara berulang dalam beberapa ronde ……….

Struktur Deksripsi AES

secara sederhana algoritma deskripsi adalah kebalikan dari algoritma enkripsi. …………..

**** nanti di sambung lagi🙂

sumber referensi :

  1. http://www.aescrypt.com/
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Advanced_Encryption_Standard

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s