Advanced Encryption Standard (AES) – [history]

Posted: Agustus 14, 2013 in Kriptografi
Tag:, ,

aescrypt_header

Diera tahun 1990-an di saat penyandian simetris DES dianggap tidak lagi aman, sebuah lembaga standar  di Amerika bernama NIST (National Institute of Standards and Technology) membuat sayembara untuk menggantikan DES dengan sebuah sistem penyandian yang di sebut AES (Advanced Encryption Standard )  dengan spesifikasi harus memiliki panjang blok 128 bit dan mampu mendukung panjang kunci 128, 192, dan 256, hal ini di umumkan pada tanggal 12 september 1997.

Dalam tahap penyeleksian NIST memilih sistem penyandian yang dikembangkan oleh Joan Daemen dan Vincent Rijment dengan nama sistem penyandian Rijndael sebagai sistem penyandian AES pada tahun 2000. NIST memilih sistem penyandian Rijndael berdasarkan kriteria sebagai berikut :

  1. Keamanan : Sistem penyandian harus tahan terhadap analisis sandi selain serangan secara brute force.
  2. Biaya : Sistem penyandian harus memiliki biaya komputasi dan memori yang efisien.
  3. Karakteristik Algoritma dan Inplementasi  : sistem penyandian harus bersifat terbuka, fleksibel dan sederhana.

NIST mempublikasikan AES pada tahun 2001 sebagai standar pemrosesan dokumen pada dokumen FIPS-PUB 197, (NIST 2001).

sumber referensi :

  1. http://www.aescrypt.com/
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Advanced_Encryption_Standard

tunggu tulisan selanjutnya tentang Deskripsi AES

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s