Mentransformasikan diagram E-R ke relasi

Posted: Juni 4, 2013 in SBD
Tag:, , ,

entitas

seperti biasa mengisi waktu luang sambil mengingat-ingat materi SBD waktu masih di bangku kuliah,….

Dalam perancangan basis data secara logika, kita mentransformasikan digram E-R yang kita kembangkan selama perancangan konseptual ke skema basis data relasional. masukan dari proses ini adalah diagram E-R, sedangkan keluaranya adalah skema-skema relasional.

Transformasi atau pemetaan diagram E-R ke relasi merupakan proses yang mekanis, dalam arti bahwa proses itu memiliki keteraturan-keteraturan tertentu. untuk mentransformasi dari digram E-R dan EER ke skema relasional ada 3 entitas yang perlu untuk di pahami yaitu :

  1. Entitas biasa (regular/strong entities) adalah entitas-entitas yang mandiri keberadaanya dan secara umum menggambarkan objek yang nyata di dunia nyata. entitas biasa sering juga dinamakan entitas kuat  digambarkan dengan empat persegi panjang bergaris tunggal.
  2. Entitas lemah (week entity) adalah entitas yang keberadaanya bergantung kepada entitas yang lain (biasanya entitas kuat). entitas lemah digambarkan dengan 4 persegi panjang bergaris ganda.
  3. Entitas asosiatif (associative entity) pada umumnya terbentuk dari hubungan banyak ke banyak antara entitas-entitas yang lain. entitas asosiatif pada umunya digambarkan dengan empat persegi panjang dengan jajaran genjang di dalamnya.

note : untuk penjelasan 3 entitas tersebut akan di sambung lagi di tutorial selanjutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s