Kumejing, Coding di saat koneksi internet null

Posted: November 7, 2012 in renungan
Tag:

Suara burung pagi membangunkan ku dari tidur, melangkah kecil menuju sungai di belakang rumah. Sungguh suasana begitu ASRI, dengan gemricik air sungai yang menyejukan yang tak pernah ku temukan saat aku tinggal di kota, di sini suasana begitu tentram dan damai. Dengan langkah pasti ku ceburkan tubuhku di air sungai yang begitu jernih, berrrrrr dinginya bener-bener menusuk tulang.

Mandi pagi yang menyegarkan itu mengingatkan ku akan sebuah pekerjaan yang belum selesai, yang hari itu juga harus aku kirim melalui jaringan VPN. hemmm ngomong – ngomong tentang internet di desaku internet masih jadi hal yang sangat langka, hal ini karena letak desa yang berada di daerah perbatasan kabupaten kebumen dan wonosobo dan di kelilingi oleh pegunungan serta perbukitan membuat jaringan BTS tidak mampu menjangkaunya, dan mungkin juga karena kurang meratanya pembangunan daerah sungguh ironis.

untungnya listrik sudah lama ada jadi masih tetep bisa koding mengandalkan ketajaman berfikir. jam demi jam berlalu saatnya upload data ke server. sungguh dilema karena mau upload data saja harus memanjat bukit yang hanya bisa di tempuh dengan jalan kaki stdknya satujam perjalanan untuk menuju daerah yang ada sinyal GPRS nya.

tapi untuk menjaga profesionalitas kerja, meski di daerah terpencil tetap berusaha memenuhi tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin.

harapan kedepan semoga koneksi internet di desaku sudah bisa  sehingga pertumbuhan UKM bisa lebih cepat perkembanganya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s