Mengulas RSA Encryptor

Posted: Maret 27, 2012 in tips&trick
Tag:,

RSA ( Rivest Shamir Adleman ) merupakan algoritma kriptografi asimetris kunci yang di temukan oleh 3 orang peneliti dari MIT (Massachussets Institute Of Technologi ) pada tahun 1976, yaitu : Ron (R)ivest, Adi (S)hmir, dan Leonard (A)dleman.

keamanan algoritma RSA teletak pada sulitnya memfaktorkan bilangan besar menjadi faktor-faktor prima. pemfaktoran dilakukan untuk memperoleh kunci privat. selama pemfaktoran bilangan besar menjadi faktor-faktor prima belum ditemukan algoritma yang efisiean, maka selama ini pula keamanan algoritma RSA tetap terjamin.

Dalam hal kecepatan RSA memiliki kecepatan yang lebih lambat dibandingkan dengan algoritma simetrik. Besar-besaran yang digunakan pada algoritma RSA :

  • p dan q bilangan prima    (rahasia)
  • n=p . q                                      (tidak rahasia)
  • o (n) = (p-1)(q-1)                  (rahasia)
  • e (kunci enkripsi)                 (rahasia)
  • d(kunci deskripsi)               (tidak rahasia)
  • m(plainteks)                          (rahasia)
  • c(chiperteks)                         (tidak rahasia)

nanti di lanjut lagi ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s